Program Kerja Paguyuban Keluarga Besar Peniron se JaBoDeTaBek

Dengan terbentuknya Paguyuban Keluarga Besar Peniron se JaBoDeTaBek (PKBPK JaBoDeTaBek) pada 28 Nopember 2011 hingga saat ini Program Kerja Jangka Pendek yang telah disepakati dan dilaksanakan sebagai berikut :

  1. Penyusunan Kepengurusan PKBPK Jabodetabek
  2. Persiapan agenda Halal bil Halal tahun 1432 H (September 2011)
  3. Kegiatan Sosial meliputi program santunan anak yatim, kematian, sakit opname dan musibah lainnya.
  4. Pertemuan/silaturahmi tiga bulanan yang diisi arisan sebesar Rp.50.000 dengan perincian arisan Rp.20.000, konsumsi Rp. 10.000, halal bil halal Rp. 5.000, santunan anak yatim Rp.5.000, social Rp. 5.000 dan kas Rp. 5.000,-. Pertemuan ini sekaligus sebagai forum untuk musyawarah berbagai permasalahan penting demi kemajuan paguyuban.
  5. Ketua perkumpulan/paguyuban lokal harus mengikuti pertemuan/silaturahmi tiga bulanan. Dana arisan bisa menggunakan uang sendiri atau dari dana perkumpulan/paguyuban lokal itu sendiri.
  6. Melakukan pendataan warga Peniron perantuan dan pendataan Anak Yatim warga Peniron.

Sedangkan Program Jangka Panjang dicanangkan :

  1. Program khusus bantuan biaya sakit opname dan kematian                Misal : terdaftar anggota 500 orang dengan iuran wajib per tahun Rp. 5000, berarti terkumpul dana 500xRp.5.000=Rp.2.500.000,-. Bila setiap tahun, anggota yang sakit opname 3 orang dan yang meninggal satu orang, sedangkan bantuan biaya sakit opname Rp. 300.000/orang dan kematian Rp.1 juta/orang, berarti pengeluaran Rp. 1,9 juta dan masih tersisa Rp.600 ribu. (Rp.2,5 juta – Rp. 1,9 juta). Hanya dengan iuran Rp.5 ribu/tahun bisa mendapatkan bantuan dana Rp. 1 juta untuk kematian dan Rp. 300 ribu untuk sakit opname. Bahkan semakin bertambah tahun semakin bertambah jumlah dana sehingga dapat dinaikkan pemberian bantuan dana sakit opname dan kematian.
  2. Program koperasi dan usaha lainnya. Perlu diketahui bahwa koperasi adalah soko guru perekonomian nasional. Koperasi dari anggota untuk anggota dan sangat saling menguntungkan untuk kesejahteraan anggotanya. Bila ada koperasi gagal/merugi bukan kesalahan koperasi melainkan kesalahan menejemen dan kurang disiplin pengurus dan anggota koperasi itu sendiri.
  3. Menumbuhkan wira usaha dengan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) anggota paguyuban.
  4. Menciptakan lapangan kerja, setidaknya tersedianya informasi lapangan kerja yang sangat berarti bagi yang membutuhkannya.
  5. Penyusunan Angaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD & ART) PKBPK Jabodetabek.
  6. Pendirian paguyuban berbadan hukum sehingga organisasi paguyuban secara resmi diakui pemerintah.

Demikian  perkembangan PKBPK Jabodetabek yang tentunya masih banyak kekurangan dan perlu saran dan kritik yang bersifat membangun untuk kemajuan paguyuban. Terutama peranan generasi muda sangat menentukan kemajuan Paguyuban ini dan kami percaya generasi muda sekarang memiliki SDM handal dan hanya tinggal mempersatukan menjadi kekuatan dahsyat untuk mewujudkan persatuan, kesatuan dan kehidupan yang lebih baik generasi warga peniron perantauan dimasa mendatang. Semoga.

Ketua PKBPK JABODETABEK

TTD

Sigit Rasiman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: